Selasa, 22 Maret 2016

Aksi PMII dan Kammi Pontianak menyambut Jokowi




Kehadiran Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo disambut oleh PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Pontianak dan kammi (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Pontianak Selasa (22/3) sore.

Aksi yang dimulai dari jalan depan masjid muhtadin Untan menuju bundaran digulis Untan di blockade oleh aparat kepolisian. Pengerah massa melakukan negosisasi dengan pihak kepolisian akan tetapi polisi tidak memberikan kesempatan para demonstran untuk menuju bundaran ditolakdan massa tertahan di depan muhtadin.

Aksi tersebut memberikan tuntutan kepada Jokowi untuk lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur  baik jalan dan pendidikan di daerah perbatasan yang hari ini masih terbengkalai.
Salah satu orator berteriak “ Apa bedanya era reformasi dan era orde baru jika aspirasi mahasiswa terkait problem daerah kami dibungkam”.

Menurut fathurrazi selaku Ketua cabang PMII Kota Pontianak, “penghalangan terhadap aksi damai yang ia lakukan merupakan bukti kebebasan demokrasi di Indonesia tidak ada”. (aw)

Senin, 07 Maret 2016

Selamat Hari Perempuan Internasional

Women's day..
dimulai dari sejarah kelam,..
terbakarnya pabrik garmen di Amerika pada tahun 1911.
yang menewaskan 140 pekerja perempuan.
Secara resmi PBB mensponsori Hari Perempuan Internasional mulai tahun 1975.
Sumber: Sains.me

Animasi PMII : Semangat


Minggu, 06 Maret 2016

Optimalisasi Peran Mahasiswa : Pelantikan , Orasi Kebangsaan dan MAPABA PR PMII FISIP Untan

Sabtu kemarin (05/03) PMII Rayon Fisip Untan resmi dilantik. Dengan pakaian batik, Sahabat-sahabat pengurus baru ini mengucapkan kesediaannya untuk mengabdi pada PMII Rayon Fisip Untan. Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh Wakil Dekan Fisip Untan Bapak Nurwijayanto, SH. M.Si,  DPRD Provinsi Bapak Fattahillah, serta unsur  PC PMII Pontianak dan PK PMII Untan.



Acara ini dilanjutkan dengan Orasi Kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Fattahillah. Menurut pemateri proses perkembangan kedewasaan pemuda  pada era saat ini sangat lambat, berbeda dengan pemuda-pemuda pada masa lampau terutama pada masa kehidupan sahabat-sahabat Nabi Muhammad S.A.W. selain itu pada tingkat mahasiswa, sangat mudah dimasuki oleh ajaran-ajaran yang tidak sesuai karena kelabilan mental mahasiswa. Maka dari itu pentingnya pemahaman pemuda terkait konsistensi Islam dari masa Rasulullah yang selalu menjaga kestabilan negara dan bangsa, harus dijadikan patokan bagi pemuda atau Mahasiswa Islam dalam menjaga nilai-nilain nasionalisme saat ini.

Dengan Mengangkat tema "Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam meningkatkan Nasionalisme Bangsa" Harapan Rayon Fisip Untan kedepannya menciptakan generasi yang konsisten dalam menjaga kesatuan bangsa dan kecintaan terhadap tanah air. ujar Ketua Rayon Fisip Untan Sahabat Khairul Anwar.

Acara ketiga dari rangkaian kegiatan, yaitu prosesi Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) selama 2 hari. Ada yang unik dari puncak kegiatan ini, pasca pembai'atan seluruh peserta dan panitia  menghaparkan alas bersih, dan makan bersama dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan. (A.W)